Dalam Menjaga Operasional Perusahaan, Raja Garuda Mas Terapkan Kerangka Kerja Berkelanjutan

Setiap hal yang dilakukan di muka bumi ini menanggung konsekuensi – konsekuensi tersendiri. Mulai dari konsekuensi berdasarkan lingkungan, alam, masyarakat dan keberlangsungan suatu usaha. Karena itu dalam menjalankan setiap aspeknya Raja Garuda Mas berusaha menerapkan kebijakan berdasarkan kerangka kerja berkelanjutan agar tercipta lingkungan kerja yang sistematis, aman dan pastinya kondusif.

Raja Garuda Mas

Hal ini juga telah disampaikan oleh Sukanto Tanoto selaku penanggung jawab dan pemilik usaha. Lantas seperti apa kerangka kerja berkelanjutan yang dilakukan oleh Raja Garuda Mas demi menjaga lingkungan kerja untuk senantiasa kondusif? Berikut informasi selengkapnya yang Anda harus tahu!

Kerangka Kerja Berkelanjutan Raja Garuda Mas 

Terus melakukan langkah pengurangan jejak emisi karbon
Perusahaan – perusahaan di bawah naungan Royal Golden Eagle atau Raja Garuda Mas sadar betul tentang dampak perubahan iklim dan berusaha untuk terus melakukan komitmen dalam mengurangi jejak emisi karbon yang dihasilkan dengan menjalankan beberapa langkah penanganan berikut :

Menjalankan upaya perbaikan secara continue dalam penghematan penggunaan energi dan bahan baku di seluruh rantai pasok serta berupaya untuk meningkatkan penggunaan energi yang terbarukan.
Melakukan langkah pengurangan emisi karbon yang jauh lebih baik melalui suatu upaya konservasi dan restorasi ekosistem serta upaya perbaikan secara terus menerus dalam praktik manajemen pengelolaan hutan lestari.
Melakukan prosedur pelacakan emisi karbon serta berusaha melaporkan kemajuan jejak emisi karbon secara menyeluruh.
Terus menerus melakukan upaya penerapan praktik dan mendaur ulang jika memang memungkinkan.

Melakukan pengelolaan lahan gambut secara bertanggung jawab
Perusahaan – perusahaan yang berada dibawah naungan Royal Golden Eagle telah mengadopsi beberapa kebijakan tentang tata kelola lahan gambut sebagai berikut :

Tak ada pembukaan lahan baru di hutan lahan gambut.
Praktek tata kelola terbaik dengan taraf internasional demi mengurangi efek rumah kaca didalam area bentang alam lahan gambut.
Suatu lembaga Independent Peat Expert Working Group nantinya akan dibentuk demi memberikan masukan demi masukan kepada perusahaan – perusahaan Royal Golden Eagle tentang praktik manajemen secara terbaik untuk bisa diterapkan di perkebunan lahan gambut.
Pada area lahan gambut yang nantinya akan dijadikan sebagai suatu lahan bagi perkebunan, tak akan ada pembangunan canal atau suatu pembangunan bertaraf kegiatan infrastruktur sebelum ada masukan dari kelompok kerja para ahli gambut.

Memasok kayu serpih dan pulp secara bertanggung jawab
Perusahaan – perusahaan dalam grup Royal Golden Eagle akan berupaya demi menjadikan rantai pasokan pulp dan kayu serpih secara lebih berkelanjutan juga melalui suatu langkah kerja sama dengan para pemasok dan jika memang diperlukan untuk melakukan langkah kerjasama dengan pemasok yang tidak dapat atau tidak akan sesuai dengan tujuan dari kerangka kerja prinsip – prinsip keberlanjutan yang ada. Sangat diharapkan bahwa seluruh pulp dan juga serpihan kayu yang dipasok ke perusahaan – perusahaan Raja Garuda Mas dengan ketentuan :

Dipanen dengan cara yang legal
Tak berasal dari  hutan yang memiliki nilai konservasi tinggi
Tak berasal dari hutan kayu langka dan kuno atau dari hutan yang juga menjadi habitat spesies yang terancam punah
Menghormati masyarakat hukum adat dan menjalankan proses FPIC sebelum menjalankan semua kegiatan operasi di area lahan masyarakat atau di lahan adat.
Tak melakukan pelanggaran atas hak – hak pekerja atau pelanggaran atas prinsip fundamental dan hak di tempat kerja yang sudah ditetapkan oleh deklarasi organisasi pekerja dunia.

Itulah beberapa komponen kerangka kerja berkelanjutan dalam menjaga operasional perusahaan yang penting bagi Raja Garuda Mas. Semoga informasi diatas menjadi informasi yang menginspirasi.

Postingan terkait:

Belum ada tanggapan untuk "Dalam Menjaga Operasional Perusahaan, Raja Garuda Mas Terapkan Kerangka Kerja Berkelanjutan"

Post a Comment